Advertisement

Science

Bagaimana Proses Terbentuknya Bulan Sabit? Inilah Penjelasannya!

Teknomacro.com – Bulan dalam kurun waktu tertentu berbentuk bulan sabit. Pada fase lainnya berbentuk bulat sampai bulat sempurna. Mengapa satelit itu dapat berbentuk demikian?

Bulan sendiri mempunyai beberapa fase, yaitu bulan baru, bulan sabit, bulan sebagian (perbani awal), bulan cembung, bulan purnama, cembung akhir, bulan sebagian (perbani akhir), sampai sabit akhir.

Seperti Bumi, Bulan mempunyai sisi siang dan sisi malam, yang berubah ketika Bulan berotasi.

Matahari selalu menerangi separuh Bulan sementara separuh lainnya tetap gelap, tetapi seberapa banyak yang dapat kita lihat dari separuh yang diterangi itu berubah kala Bulan bergerak di orbit nya. Hal ini yang mengakibatkan Bulan tampak berbeda-beda dari Bumi.

Fase Bulan Sabit

Dikutip dari situs Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat, bentuk sabit terjadi pada dua fase. yaitu setelah bulan baru menuju perbani awal (waxing crescent), seperti yang saat ini terjadi, serta sabit akhir jelang bulan baru (waning crescent).

Baca Juga : Orang Bisa Menikah di Luar Angkasa, Gimana Caranya?

Dikutip dari akun Instagram Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), bulan sabit awal terjadi ketika kurang dari separuh permukaan Bulan yang menghadap Bumi memantulkan Matahari.

Baca Juga : Bisakah Tanaman Tumbuh di Permukaan Bulan?

Alhasil, hanya sebagian kecil Bulan yang terlihat oleh kita dari Bumi. Itulah yang kelihatan sebagai bulan sabit.

Bulan sabit juga tidak selalu tampak sama. Bulan tersebut umumnya kelihatan dari Bumi dalam struktur huruf U atau C. Hal ini merupakan hasil dari orbit Bulan mengelilingi Bumi, serta orbit Bumi mengitari Matahari.

Baca Juga : Astronot UEA Tidak Puasa Saat Diluar Angkasa, Apa Alasannya?

Page: 1 2

Asfian Nur Muhammad

Asfian Nur Muhammad yang lebih sering disapa Asfian, adalah seorang penulis di Teknomacro. Ia suka mengikuti tren yang berkaitan tentang teknologi. Asfian ingin berbagi dan membantu para pembaca dengan memberikan informasi edukatif, solutif, dan bermanfaat

Recent Posts

Panduan 5 Langkah Praktis Optimalkan Model AI GLM-5.2 untuk Anda

Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs LLaMA: Mana yang Lebih Tepat untuk Proyek Anda

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…

4 bulan ago

Menguasai AI Model GLM-5.2: Praktik Lapangan untuk Keunggulan

Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…

4 bulan ago

AI GLM-5.2: Apa Kelebihan, Batasan, dan Cara Mengoptimalkannya?

Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs Competitor AI: 5 Kriteria Nyata untuk Pilih yang Tepat

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…

4 bulan ago

Z.ai Luncurkan Model AI GLM-5.2: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…

4 bulan ago

This website uses cookies.