Hive merupakan komplotan hacker yang menggunakan model bisnis dengan sistem Ransomware As a Service (RaaS), yang dimana mereka membuat berbagai macam versi ransomware dengan tampilan yang mudah digunakan.
Setelah itu, dari adminnya melakukan perekrutan bawahan untuk menyebarkan varian ransomware tersebut ke sasaran korbannya. Dengan cara menyelundupkan ransomware tersebut dan mengenkripsi sistemnya.
Baca Juga : Waspada! Kejahatan Siber Lewat Iklan Online, FBI Sarankan Instal Ini!
Setelah korban terjebak, mereka memeras para korbannya dengan meminta uang tebusan agar dapat membuka kunci enkripsi tersebut dan tidak akan menyebarkan datanya. Jika korban bersedia membayar, uang tersebut dibagi dengan skema 80 banding 20 antara penyebar dengan pembuatnya.
Baca Juga : Hacker serang pemerintah AS setelah Megaupload di tutup
Berbagai metode yang dipakai Hive untuk menyusup adalah dengan single-factor login melalui remote desktop, eksploitasi dari FortiToken, email phishing, dan VPN (Virtual Private Network).
Sumber : Detikinet
Page: 1 2
Ringkasan Singkat: Z.ai Model AI GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif berukuran 5,2 miliar parameter yang diluncurkan…
Ringkasan Singkat: Update Android 17 adalah versi Android dengan API level 17, dikenal sebagai Android 4.2 Jelly Bean,…
Ringkasan Singkat: Android 17 adalah versi utama sistem operasi Android yang dijadwalkan dirilis oleh Google pada…
Teknomacro.com - Google tengah menyiapkan peluncuran Android 17 yang membawa berbagai peningkatan pada aspek desain,…
Ringkasan Singkat: Zero-Day Android adalah kerentanan keamanan pada sistem operasi Android yang belum diketahui atau…
Ringkasan Singkat: Zero-Day Android adalah kerentanan keamanan yang belum pernah dilaporkan sebelumnya dan dapat dieksploitasi…
This website uses cookies.