Hipotesis akan tingkah laku serangga ini susah untuk diobservasi. Namun, seiring berjalannya waktu akan ditemukan teknologi yang akan memberikan sudut pandang yang baru.
Sondhi dan Samuel Fabian dari Imperial College London dalam artikel pra-cetak di BioRxiv mengatakan bahwa tindakan ini terkait dengan navigasi.
Baca Juga : Mengapa Laron Berkumpul di Tempat yang Banyak Cahaya? Ini Penjelasannya
Dengan menggunakan kamera yang kecepatan tinggi untuk observasi tingkah laku capung, ngengat, dan serangan lainnya. Mereka menemukan sesuatu yang menarik, yaitu capung dan ngengat ternyata membelakangi cahaya.
Dari hasil observasi tersebut, serangga mendekati cahaya lampu untuk Orientasi (Mengenali) diri mereka sendiri.
Owens yang tidak terlibat dalam studi ini mengatakan sulit bagi serangga untuk mengorientasikan dirinya.
“Sulit bagi mereka (serangga) untuk menggunakan gravitasi untuk mengetahui di mana tubuhnya. Itu karena mereka hanya seperti berenang di udara,” katanya.
Lanjutnya, Owens menjelaskan bahwa capung akan membelakangi cahaya dan ngengat akan melingkari cahaya. Namun, untuk ngengat belum diketahui penyebab tindakan tersebut.
Baca Juga : Mengapa Laron dan Serangga Lain Tertarik dengan Cahaya?
Ringkasan Singkat: Z.ai Model AI GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif berukuran 5,2 miliar parameter yang diluncurkan…
Ringkasan Singkat: Update Android 17 adalah versi Android dengan API level 17, dikenal sebagai Android 4.2 Jelly Bean,…
Ringkasan Singkat: Android 17 adalah versi utama sistem operasi Android yang dijadwalkan dirilis oleh Google pada…
Teknomacro.com - Google tengah menyiapkan peluncuran Android 17 yang membawa berbagai peningkatan pada aspek desain,…
Ringkasan Singkat: Zero-Day Android adalah kerentanan keamanan pada sistem operasi Android yang belum diketahui atau…
Ringkasan Singkat: Zero-Day Android adalah kerentanan keamanan yang belum pernah dilaporkan sebelumnya dan dapat dieksploitasi…
This website uses cookies.