Advertisement

Science

Survei : Media Sosial Lebih Dipercaya Dibandingkan Media Tradisional

Teknomacro.com – Sebuah laporan dari Reuters Institute for the Study of Journalism dalam Digital News Report tahunannya mengatakan secara global jumlah pengguna yang mengakses berita melalui situs website ataupun aplikasi sudah menurun 10% semenjak tahun 2018.

Demikian kelompok dengan usia yang lebih muda lebih memilih buat mengakses berita dengan media sosial, pencarian ataupun aggregator seluler.

Media Sosial

Dalam laporan yang sama juga disampaikan pengguna yang muda lebih memperhatikan selebritas, influencer, serta tokoh media sosial daripada jurnalis di program seperti TikTok, Instagram, serta Snapchat.

Baca Juga : Teknologi AI Diprediksi Akan Pengaruhi Beberapa Bidang, Apa Saja?

TikTok sendiri merupakan jejaring sosial dengan perkembangan tercepat dalam laporan itu, aplikasi besutan Bytedance ini sudah digunakan sebesar 20% anak berumur 18 sampai 24 tahun untuk berita, naik 5% dari tahun lalu. Kurang dari separuh responden survei menunjukkan minat besar pada berita, turun tajam dari 6 dari 10 pada tahun 2017.

Direktur Institut Reuters Rasmus Nielsen mengatakan Generasi Z yang lahir tahun 2000-an tidak akan memilih media tradisional baik itu disiarkan atau dicetak.

Baca Juga : Teknologi Chat GPT Berpotensi Jadi Alat Kejahatan Siber?

“Tidak ada alasan yang masuk akal untuk berharap bahwa mereka yang lahir di tahun 2000-an akan tiba-tiba memilih situs web kuno, apalagi disiarkan dan dicetak, hanya karena mereka bertambah tua,” kata Direktur Institut Reuters Rasmus Nielsen dalam laporan tersebut seperti dikutip, Kamis (115/6/2023).

Baca Juga : ”Kekuatan Politik” Media Sosial

Page: 1 2

Asfian Nur Muhammad

Asfian Nur Muhammad yang lebih sering disapa Asfian, adalah seorang penulis di Teknomacro. Ia suka mengikuti tren yang berkaitan tentang teknologi. Asfian ingin berbagi dan membantu para pembaca dengan memberikan informasi edukatif, solutif, dan bermanfaat

Recent Posts

Panduan 5 Langkah Praktis Optimalkan Model AI GLM-5.2 untuk Anda

Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs LLaMA: Mana yang Lebih Tepat untuk Proyek Anda

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…

4 bulan ago

Menguasai AI Model GLM-5.2: Praktik Lapangan untuk Keunggulan

Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…

4 bulan ago

AI GLM-5.2: Apa Kelebihan, Batasan, dan Cara Mengoptimalkannya?

Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs Competitor AI: 5 Kriteria Nyata untuk Pilih yang Tepat

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…

4 bulan ago

Z.ai Luncurkan Model AI GLM-5.2: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…

4 bulan ago

This website uses cookies.