Planet Apa Yang Paling Tua dan Muda, Sumber : Unsplash.com/Alazar Kassahun
Teknomacro.com – Tata surya kita telah tercipta sejak miliaran tahun lalu. Akan tetapi, planet-planet di dalamnya tidak lahir secara berbarengan. Namun, planet apa yang paling tua dan muda terbentuk.
IFL Science mencatat tampaknya planet pertama yang terbentuk serta jadi paling tua ialah Jupiter. Menurut laman itu terbentuk dalam 3 juta tahun pertama Tata Surya, dikutip Rabu (12/4/2023).
Bulan Callisto juga disebut sebagai yang tertua dalam sistem tata surya ini. Setelah Jupiter, planet berukuran besar lain mulai ada di susunan surya. Mulai dari Saturnus dan diiringi dua planet lain Neptunus beserta Uranus.
Baca Juga : Planet Tertua dalam Tata Surya Sudah Ada Sejak 4 Miliar Tahun Lalu
Setelah itu, bagian dalam tata surya mulai terbentuk. ada empat planet baru serta satu planet kerdil yang muncul di dalamnya.
Menurut IFL Science, planet berbatu itu memerlukan waktu lebih lama terbentuk yaitu kurang lebih 100 juta tahun. Alasannya akibat tergantung pada hantaman antara beda berbatu.
Baca Juga : Planet Bumi Berusia 4,5 Miliar Tahun, Benarkah Demikian?
Planet Mars mungkin yang paling cepat mendapati ukurannya kala ini. Jauh lebih cepat dari Bumi ataupun planet Venus.
Kemudian planet apa yang paling muda alias terakhir ada di tata surya? Untuk permasalahan ini bisa jadi perbincangan panjang, serta dua kandidat nya merupakan Bumi dan Uranus.
Baca Juga : Para Ilmuwan Temukan Sebagian Matahari Pecah, Inilah Penjelasannya!
Bumi jadi kandidat planet paling muda lantaran kemungkinan tabrakan dengan asteroid sebesar Mars, Theia. insiden ini terjadi pada 4,5 miliyar tahun lalu. keduanya adalah awal terbentuknya Bulan.
Bumi memerlukan waktu lebih banyak jadi seperti ini, termasuk pembentukan lautan dan lempeng tektonik. Untuk yang terakhir kemungkinan terjadi pada 3,5 miliyar tahun lalu.
Baca Juga : Ini Planet Tertua dan Termuda di Antariksa, Jarang yang Tahu
Di sisi lain tata surya, Uranus juga bertabrakan dengan planet sebesar Bumi pada 3-4 miliyar tahun lalu. Ini membuatnya berputar ke samping serta menciptakan medan magnet paling aneh.
Baca Juga : Benarkah Asal Air di Bumi dari Komet? Berikut Penjelasannya!
Sumber : CNBC Indonesia
Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News
Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…
Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…
Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…
Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…
Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…
Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…
This website uses cookies.