Sebelum ditemukan pada akhir abad ke-19 mayoritas orang menyangka sidik jari hanya lengkungan pada jemari tanpa makna. Faktanya, sidik jari manusia dilahirkan berbeda sebagai tanda pengenal mereka bahkan yang terlahir kembar identik juga memiliki pola sidik jari yang berbeda.
Riset yang dilakukan oleh Sir Francis Golt akhirnya membuat sidik jari jadi metode objektif identifikasi pada tahun 1880. Kesempurnaan jari manusia ini dijelaskan dalam Al-Qur’an di dalam surah Al-Qiyamah Ayat 3 yang membahas rekonstruksi jari manusia yang artinya :
“Apakah manusia mengira bahwa kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya? bukan demikian sebenarnya kami puasa menyusun (kembali) jari-jemarinya dengan sempurna” (Q.S Al-Qiyamah Ayat 3).
Itulah riset ilmiah yang telah dijelaskan dalam Al-Qur’an. Masih banyak fakta sains dan pengetahuan yang bahkan jarang diketahui telah tercantum dan dijelaskan di dalam Al-Qur’an akan ada pengetahuan baru yang dapat diambil darinya.
Baca Juga :
Ringkasan Singkat: Update Android adalah paket pembaruan sistem operasi yang memperbaiki bug, meningkatkan keamanan, dan…
Ringkasan Singkat: Android adalah sistem operasi berbasis Linux yang dikembangkan oleh Google untuk perangkat seluler,…
Jakarta, Teknomacro.com - Sulawesi Selatan (Sulsel) diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas tinggi hingga sangat…
Jakarta, Teknomacro.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menanggapi viralnya dugaan kebocoran data pelamar kerja…
Jakarta, Teknomacro.com - Program Internet Rakyat dijadwalkan mulai beroperasi secara bertahap pada periode Januari hingga…
Jakarta, Teknomacro.com - Indonesia kembali mencatatkan capaian positif di tingkat global. Dalam sebuah riset terbaru…
This website uses cookies.
View Comments
Sungguh bermanfaat