Teknomacro.com – Napas merupakan bagian dari kehidupan. Bukan hanya sekedar menarik oksigen dan menyebarkannya ke darah serta sel dalam tubuh. Nyatanya, proses ini dapat berperan penting dalam kesehatan mental.

Pernapasan tampaknya seperti mobilitas keluar masuknya udara dalam rongga dada. Lebih jelasnya ini merupakan proses respirasi atau pertukaran gas di paru-paru.

Proses Masuknya Napas

Physical Therapist University of New Mexico Sarah Novotny dan Len Kravitz menjelaskan bahwa Pernapasan seperti mobilitas keluar masuknya udara dalam rongga dada. Lebih jelasnya ini merupakan proses respirasi atau pertukaran gas di paru-paru.

“Respirasi eksternal adalah pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara udara dan darah di paru-paru,”, katanya, dalam tulisannya yang berjudul ‘The Science of Breathing’.

Baca Juga : Penyebab Sesak Napas dan Cara Mengatasinya

Para ilmuwan mengklasifikasikan bernapas terbagi menjadi dua, yaitu inspirasi (menarik) dan ekspirasi (menghembus).

Proses inspirasi terjadi, ketika diafragma dan otot interkostal eksternal berkontraksi. Kemudian, diafragma bergerak ke bawah untuk meningkatkan volume rongga dada. Dan otot interkostal eksternal menarik tulang rusuk ke atas dan semakin meningkat volume dada.

Meningkatnya volume ini mengurangi tekanan udara di paru-paru dibandingkan dengan udara diluar.

Karena udara akan terus mengalir dari daerah bertekanan tinggi ke daerah tekanan rendah. Maka udara akan masuk melalui saluran (lubang hidung, tenggorokan, laring, dan trakea) ke dalam paru-paru.

Ketika ekspirasi, akan terjadi sebaliknya. Dimana diafragma dan otot interkostal akan rileks, sehingga mengembalikan rongga volume rongga dada seperti semula (lebih kecil). Dan mengeluarkan udara dari paru-paru.

Baca Juga : Dianggap Mirip, Ini Beda Sesak Napas karena Pilek dan Infeksi Paru

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *