Advertisement

Science

Astronot UEA Tidak Puasa Saat Diluar Angkasa, Apa Alasannya?

Teknomacro.com – Astronot UEA (Uni Emirat Arab) dalam waktu mendatang akan mengirim astronot yang bernama Sultan Al-Neyadi untuk berangkat dan tinggal di stasiun luar angkasa. Ternyata, waktu misinya akan bersamaan dengan bulan Ramadhan. Dan ia mengatakan tidak akan puasa selama berada disana. 

Ia akan menjadi astronot arab pertama yang akan habiskan waktu selama enam bulan di International Space Station (ISS). Dia akan berangkat ke ISS atas bagian dari misi Crew-6 dengan menggunakan roket Falcon 9 milik Spacex.

Dilansir dari CNBC Indonesia, Misi tersebut akan melibatkan Neyadi bersama dua astronot National Aeronautics and Space Administration (NASA) Stephen Bowen dan Warren Hoburg serta kosmonaut Rusia Andrey Fedyaev ke ISS tepatnya pada tanggal 26 Februari mendatang.

Baca Juga : Begini Cara Astronot Tentukan Waktu Sholat di Luar Angkasa

Dalam keterangan pers nya saat ditanya bagaimana ia akan berpuasa di luar angkasa saat bulan Ramadhan. Dia mengatakan bahwa kondisinya termasuk kategori musafir dan tidak diwajibkan.

“Saya termasuk dalam definisi seorang musafir, dan kita sebenarnya bisa buka puasa. Itu tidak wajib,” katanya, dikutip dari AFP, Jumat (27/1/2023).

Lanjutnya, ia menjelaskan hal tersebut tidak wajib dilakukan tergantung dari orang yang menjalankan. Dan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan maka hal tersebut sifatnya mubah.

Baca Juga : Apakah Bulan Termasuk Planet? Berikut Penjelasannya!

“Sebenarnya puasa itu tidak wajib kalau Anda sedang merasa kurang sehat. Jadi dalam hal itu, apapun yang dapat membahayakan misi atau mungkin membahayakan anggota awak kami, kami sebenarnya diizinkan untuk makan makanan yang cukup,” sambungnya.

Pria berusia 41 tahun tersebut akan menjadi astronot kedua dari UEA yang akan terbang ke luar angkasa. Sebelumnya, pada September 2019 seorang astronot yang bernama Hazzaa al-Mansoor telah habiskan waktu delapan hari di ISS.

ISS juga masih menampung astronot lain yang terkendala tidak bisa pulang karena kapsul Soyuz yang mereka gunakan mengalami gangguan kebocoran diakibatkan telah ditabrak oleh meteorid pada Desember lalu.

Dalam waktu dekat, Rusia rencananya akan mengirimkan kapsul kosong ke ISS pada 20 Februari untuk menjemput astronaut Frank Rubio dan kosmonot Rusia Dmitry Petelin dan Sergei Prokopyev.

Page: 1 2

Asfian Nur Muhammad

Asfian Nur Muhammad yang lebih sering disapa Asfian, adalah seorang penulis di Teknomacro. Ia suka mengikuti tren yang berkaitan tentang teknologi. Asfian ingin berbagi dan membantu para pembaca dengan memberikan informasi edukatif, solutif, dan bermanfaat

Recent Posts

Panduan 5 Langkah Praktis Optimalkan Model AI GLM-5.2 untuk Anda

Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs LLaMA: Mana yang Lebih Tepat untuk Proyek Anda

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…

4 bulan ago

Menguasai AI Model GLM-5.2: Praktik Lapangan untuk Keunggulan

Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…

4 bulan ago

AI GLM-5.2: Apa Kelebihan, Batasan, dan Cara Mengoptimalkannya?

Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs Competitor AI: 5 Kriteria Nyata untuk Pilih yang Tepat

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…

4 bulan ago

Z.ai Luncurkan Model AI GLM-5.2: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…

4 bulan ago

This website uses cookies.