Advertisement

News

Hacker Besar di Serbu Pemerintah AS, Inilah Aksinya!

Teknomacro.com – Perkembangan digital seiring berjalannya waktu semakin cepat. Tak lupa, bahwa semua media sosial, aktivitas pekerjaan, hingga transaksi jual beli dilakukan serba online. Tetapi, terdapat beberapa orang yang menggunakan platform tersebut untuk melakukan kejahatan. Salah satunya hacker, dimana mereka lakukan peretasan data dan rekening bank, hingga lakukan pemerasan terhadap korbannya. 

Pemerintah Amerika Serikat melalui Kementerian Hukumnya (Department of Justice) menyatakan telah berhasil menyerang dan merusak sistem operasional komplotan hacker ransomeware yang bernama Hive.

Mereka mengklaim bahwa Hive telah menyerang hingga 1.500 korban dari 80 negara, dan berhasil mendapatkan uang tebusan mencapai ratusan juta dolar dari para korbannya. 

Baca Juga : Penipuan Via Whatsapp, Dari Retas Data Hingga Ambil Uang

Namun, mereka tidak sendirian untuk menyerang komplotan peretas tersebut, ternyata mereka berkolaborasi dengan Belanda dan Jerman. Hasilnya mereka telah meretas server dan situsnya dan meyakini bahwa hal tersebut bisa mengendurkan aksi Hive dalam menyerang hingga lakukan pemerasan terhadap korbannya.

Sebelumnya, pergerakan yang dilakukan Kementerian Hukum AS ini dimulai sejak Juli 2022, dimana saat itu mereka pertama kali berhasil menyelundup ke sistem Hive. Disitu mereka bisa mengambil 300 data kunci dekripsi yang dapat dibagikan kembali kepada para korban. Dan ternyata, hacker tersebut diyakini masih mempunyai lebih dari 1000 kunci untuk korban-korban sebelumnya.

Baca Juga : Hati-Hati! Begini Cara Modus Penipuan Aplikasi Kurir Paket

Dari aksi tersebut, Department Of Justice Amerika Serikat dapat melakukan tindakan preventif dengan mencegah tebusan para korban untuk membayar sebesar USD 130 Juta. Kendati demikian, mereka masih mengidentifikasi lebih mendalam lagi mengenai hacker tersebut dan belum melakukan tindakan penangkapan.

Baca Juga : Selain Bjorka, Inilah 10 Kasus Kebocoran Data yang Kontroversi Sepanjang Tahun 2022

Page: 1 2

Asfian Nur Muhammad

Asfian Nur Muhammad yang lebih sering disapa Asfian, adalah seorang penulis di Teknomacro. Ia suka mengikuti tren yang berkaitan tentang teknologi. Asfian ingin berbagi dan membantu para pembaca dengan memberikan informasi edukatif, solutif, dan bermanfaat

Recent Posts

Panduan 5 Langkah Praktis Optimalkan Model AI GLM-5.2 untuk Anda

Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs LLaMA: Mana yang Lebih Tepat untuk Proyek Anda

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…

4 bulan ago

Menguasai AI Model GLM-5.2: Praktik Lapangan untuk Keunggulan

Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…

4 bulan ago

AI GLM-5.2: Apa Kelebihan, Batasan, dan Cara Mengoptimalkannya?

Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs Competitor AI: 5 Kriteria Nyata untuk Pilih yang Tepat

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…

4 bulan ago

Z.ai Luncurkan Model AI GLM-5.2: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…

4 bulan ago

This website uses cookies.