Advertisement

Science

Batasi Main Media Sosial Dapat Menjaga Kesehatan Mental?

Teknomacro.com – Sebuah riset yang diterbitkan oleh Asosiasi Psikologi Amerika (APA) mengatakan pada umur remaja dan dewasa baru yang sudah mengurangi penggunaan media sosial sejumlah 50% dalam periode hitungan minggu sudah mengubah performa mereka secara signifikan dibanding dengan teman sebayanya yang masih aktif memanfaatkan medsos.

Seorang Peneliti dan Penulis dari Children’s Hospital of Eastern Ontario Research Institute Gary Goldfield mengatakan bahwa masa remaja adalah masa yang kerap penuh dengan masalah kesehatan mental dan penampilan fisik, dikutip dari detikinet.

“Masa remaja adalah masa yang rentan untuk berkembangnya masalah penampilan tubuh, gangguan makan, dan penyakit mental,” katanya, dilihat dari situs resmi APA, Senin (13/3/2023).

Citra Diri

Dia menilai bahwa media sosial membagikan postingan ribuan gambar yang mempengaruhi citra diri para remaja.

Baca Juga : Sains Ungkap Sebab Manusia Merinding Di Berbagai Kondisi

“Media sosial dapat mengekspos pengguna ke ratusan atau bahkan ribuan gambar dan foto setiap hari, termasuk selebritis dan model fashion atau kebugaran yang kita tahu mengarah pada internalisasi cita-cita kecantikan yang tidak dapat dicapai oleh hampir semua orang, menghasilkan ketidakpuasan yang lebih besar terhadap tubuh berat dan bentuk,” lanjutnya.

Akan tetapi, bagi Goldfield sebagian besar riset psikologis mengenai media sosial, penampilan tubuh, serta kesehatan mental bersifat korelasional maka tidak tentu apakah orang dengan permasalahan penampilan tubuh menghabiskan lebih banyak waktu ataupun jikalau penggunaannya menjurus pada peningkatan yang lebih besar dalam penampilan tubuh serta permasalahan kesehatan mental.

Studi ini melibatkan sebanyak 220 mahasiswa sarjana berumur 17-25 (76% perempuan, 23% laki-laki, 1% yang lain). Untuk melengkapi syarat, peserta perlu jadi pengguna yang normal setidaknya dua jam per hari di ponsel pintar mereka serta membuktikan indikasi depresi maupun kecemasan.

Baca Juga : Mengapa Orang Kecanduan Main Handphone? Inilah Penjelasan Ilmiahnya!

Page: 1 2

Asfian Nur Muhammad

Asfian Nur Muhammad yang lebih sering disapa Asfian, adalah seorang penulis di Teknomacro. Ia suka mengikuti tren yang berkaitan tentang teknologi. Asfian ingin berbagi dan membantu para pembaca dengan memberikan informasi edukatif, solutif, dan bermanfaat

Recent Posts

Panduan 5 Langkah Praktis Optimalkan Model AI GLM-5.2 untuk Anda

Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs LLaMA: Mana yang Lebih Tepat untuk Proyek Anda

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…

4 bulan ago

Menguasai AI Model GLM-5.2: Praktik Lapangan untuk Keunggulan

Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…

4 bulan ago

AI GLM-5.2: Apa Kelebihan, Batasan, dan Cara Mengoptimalkannya?

Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs Competitor AI: 5 Kriteria Nyata untuk Pilih yang Tepat

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…

4 bulan ago

Z.ai Luncurkan Model AI GLM-5.2: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…

4 bulan ago

This website uses cookies.