Advertisement

Science

Peneliti Temukan Spesies M. Kirishimense, Seperti Apa itu?

Teknomacro.com – Bukan hanya manusia yang suka berkhianat, nyatanya terdapat spesies baru yang melakukan hal serupa. Spesies tersebut ditemukan oleh sejumlah peneliti dari Jepang dan Taiwan. Apa spesies baru itu? Seperti apa ulahnya?

Dilansir dari Cnnindonesia.com, Spesies baru tersebut adalah Tanaman Monotropastrum Kirishimense (M. Kirishimense). Tanaman tersebut banyak ditemukan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara. Spesies tersebut berwarna pink dan punya perilaku unik, dikutip dari Science Alert.

Tanaman tersebut pada umumnya tidak berfotosintesis karena tidak mempunyai pigmen hijau. Hasilnya, Monotropastrum kirishimense memanfaatkan simbiosis mutualisme yang disebut sebagai jaring kayu yang lebar (wood wide webs).

Wood wide webs adalah jaringan luar biasa dari jamur dan tanaman yang menyebar hampir diseluruh kawasan hutan. Fungsinya untuk mengantarkan nutrisi dan informasi lewat sinyal elektrik dan kimia.

Baca Juga : Inilah 7 Riset Ilmiah Yang Telah Dijelaskan Dalam Al-Qur’an

Sehingga dari koneksi tersebut yang membantu tanaman di hutan untuk mendistribusikan sumber makanan. Dan juga membiarkan tanaman untuk saling mengingatkan akan ancaman predator dan membantunya dari kekeringan.

Tanaman pada umumnya akan memberikan timbal balik berupa hidrokarbon yang diproduksi lewat fotosintesis. Hanya saja, Monotropastrum khianati hubungan tersebut.

Monotropastrum justru mencuri dan mengambil semua nutrisi dari ‘wood wide webs’ tersebut. Kemudian tidak memberikan produk fotosintesis agar mereka tumbuh sebagaimana imbalannya.

Para Peneliti juga menemukan varian lain dari spesies tersebut, yaitu Monotropastrum Humile (M. humile). Dimana bentuk kelopaknya yang berwarna merah dan berkilau. Jenis tanaman ini tidak terlalu timbul di permukaan tanah.

Dikutip dari Science Daily, dari kedua varian tersebut, peneliti menduga bahwa keduanya berevolusi menjadi spesies berbeda. Terdapat satu kemungkinan, karena keduanya terbentuk untuk konsumsi jamur yang berbeda. 

Baca Juga : Pakar Temukan Tanaman ‘Pemakan Teman’ di Jepang

Analisa Genetika mengatakan bahwa M. kirishimense punya garis keturunan khusus terhadap jamur tertentu. Sedangkan M. humile punya garis keturunan yang berbeda.

Para peneliti menamakan Monotropastrum kirishimense. Karena ditemukan disekitar Kirishima di Prefektur Kagoshima, Jepang.

Sumber : CNN Indonesia

Asfian Nur Muhammad

Asfian Nur Muhammad yang lebih sering disapa Asfian, adalah seorang penulis di Teknomacro. Ia suka mengikuti tren yang berkaitan tentang teknologi. Asfian ingin berbagi dan membantu para pembaca dengan memberikan informasi edukatif, solutif, dan bermanfaat

Recent Posts

Panduan 5 Langkah Praktis Optimalkan Model AI GLM-5.2 untuk Anda

Ringkasan Singkat: Model AI GLM-5.2 adalah model bahasa generatif yang memiliki sekitar 5,2 miliar parameter dan dikembangkan…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs LLaMA: Mana yang Lebih Tepat untuk Proyek Anda

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh perusahaan Z.ai. Umumnya digunakan untuk…

4 bulan ago

Menguasai AI Model GLM-5.2: Praktik Lapangan untuk Keunggulan

Ringkasan Singkat: GLM‑5.2 adalah model bahasa generatif multi‑bahasa yang dikembangkan oleh Beijing Academy of Artificial…

4 bulan ago

AI GLM-5.2: Apa Kelebihan, Batasan, dan Cara Mengoptimalkannya?

Ringkasan Singkat: AI GLM-5.2 adalah model bahasa besar (LLM) berparameter sekitar 5,2 miliar, dikembangkan oleh Tsinghua University…

4 bulan ago

Z.ai GLM vs Competitor AI: 5 Kriteria Nyata untuk Pilih yang Tepat

Ringkasan Singkat: Z.ai GLM adalah model bahasa berskala besar (large language model) yang dikembangkan oleh…

4 bulan ago

Z.ai Luncurkan Model AI GLM-5.2: Apa Itu dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Ringkasan Singkat: Z.ai meluncurkan model AI GLM-5.2, sebuah large language model generatif dengan 5,2 miliar parameter…

4 bulan ago

This website uses cookies.