Teknomacro.com – Untuk para pengguna Android, banyak sekali aplikasi berbahaya yang terindikasi memiliki malware dan ransomware yang meretas dan mencuri data pribadi pengguna.
Daftar Isi
Dan hal seperti itu sulit untuk dideteksi, karena minimnya pengetahuan kita tentang hacker dan IT. Bahkan, banyak aplikasi palsu yang dibuat untuk tujuan kejahatan dengan tampilan yang serupa dengan aslinya.
Apa Aplikasi Berbahaya Itu?
Untuk para youtuber dan mentor yang sering menggunakan screen recording untuk mengambil rekaman layar, ternyata ada aplikasi yang berpotensi akan memantau aktivitas dan data pengguna dan beredar di aplikasi Google Play Store. Aplikasi itu adalah iRecorder.
Baca Juga : Modus Penipuan Baru Unduh Aplikasi Yang Mengatasnamakan Telkomsel
Peneliti Keamanan Siber dari ESET menemukan bahwa aplikasi tersebut menyebarkan malware AhRAT. Malware AhRat mempunyai kemampuan untuk memantau dan mencuri data pribadi pengguna seperti, data panggilan, SMS (Short Message), kontak, dan foto.
Aplikasi ini sudah ada di Play Store sejak 2021, tetapi pada update yang dirilis pada Agustus 2022 mulai menyebarkan malware. Dan aplikasi ini sudah di download lebih dari 50.000 kali, dikutip dari detikinet.
Peneliti Malware ESET Lukas Stefanko mengatakan bahwa aplikasi tersebut telah dihapus oleh Google Play Store.
Baca Juga : Hindari Ini Jika Ingin Akun Whatsapp Tidak Dihapus Permanen








Terimakasih informasinya kakak….Sukses selalu membagikan informasi-informasi yg bermanfaat.