Teknomacro.com – Ilmuwan seringkali menemukan hal yang baru sesuai dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, kita harus mengikuti update informasi terbaru dari para ilmuwan tersebut. Tetapi, ada pertanyaan yang sulit dijawab oleh para ilmuwan, apa itu?
Daftar Isi
Apa itu kehidupan? Pertanyaan ini mungkin begitu mudah dijawab oleh semua orang. tapi, dapat jadi panjang bila dibahas dengan para peneliti.
Apa Itu Kehidupan?
Seorang Kolomnis New York Times sekaligus Wartawan Sains Carl Zimmer menyampaikan bahwa ilmuwan sekalipun tidak ada yang dapat mendeskripsikan mengenai kehidupan. malahan, beberapa peneliti yang dia jumpai susah melakukannya.
Baca Juga : Inilah 5 Penemuan Ilmiah Mengenai Bukti Adanya Tuhan
“Tapi apakah kita, manusia, tahu apa itu kehidupan secara mendasar? Tidak. Tidak ada yang bisa mendefinisikan kehidupan, dan beberapa orang akan mengatakan bahwa itu tidak mungkin,” ungkap Zimmer dilansir dari laman Vox, Sabtu (25/3).
Baca Juga : Para Ilmuwan Temukan Rahasia Nabi Musa Membelah Laut Merah
Harus diketahui bahwa, interpretasi mengenai kehidupan yang susah untuk para peneliti bukan karena kurang berupaya. alasannya, terdapat ratusan interpretasi kehidupan yang diterbitkan oleh para peneliti sendiri dalam referensi keilmuan. Ungkap Zimmer yang pernah menulis dalam bukunya berjudul Life’s Edge: The Search for What It Means to Be Alive.
Baca Juga : Para Ilmuwan Temukan Sebagian Matahari Pecah, Inilah Penjelasannya!
“Mereka memasukkan semuanya mulai dari definisi sederhana seperti “Hidup adalah jaringan metabolisme dalam batas” hingga kalimat yang tampaknya membutuhkan gelar PhD untuk diuraikan: “Hidup adalah clade monofiletik yang berasal dari nenek moyang universal terakhir dan mencakup semua keturunannya”. Kira-kira seperti itu,” lanjutnya.
Baca Juga : Debat Teori Evolusi, Pertentangan Ilmuwan Muda dan Generasi Tua
Tidak ada interpretasi konsensus, tapi pertanyaannya senantiasa menggoda kita. kelihatannya itu mudah, sesuatu yang mesti bisa dijawab oleh siswa kelas lima untuk pekerjaan rumah sains.
Baca Juga : 3 Hal yang Masih Jadi Perdebatan Ilmuwan, Salah Satunya Menguap
“Rasanya memang mudah karena kami merasakannya. Otak kita sebenarnya disetel untuk mengenali hal-hal seperti gerakan biologis. Kami semacam terprogram untuk mengenali kehidupan. Tapi itu tidak benar-benar berarti kita tahu apa itu kehidupan,” ujarnya.
Sumber : Merdeka.com
Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News








