Dan ini merupakan tahap dimana cahaya terpantul dari belakang. Dalam munculnya rintik hujan, cahaya tersebut akan bias lagi dan memisah menjadi berbagai warna. Hal ini dikarenakan, tetesan hujan berbentuk bola yang membuat mereka memantulkan cahaya berbentuk kerucut.

Baca Juga : Apakah Pelangi Punya Ujung dan Bisa Dikejar? Ini Faktanya

Dan ujung dari kerucut tersebut adalah sebuah lingkaran. Kemampuan manusia melihatnya tergantung pada posisinya dalam kaitannya dengan matahari. Yang nampak adalah cahaya yang dibiaskan dan dipantulkan pada sudut tertentu.

Menurut Michael, jika kita bergerak maka pelangi juga akan bergerak dan selalu berada di langit terhadap matahari. Pelangi akan berubah jika dilihat dalam jangka waktu yang lama, baik itu saat matahari terbit atau terbenam.

Baca Juga : Peneliti Temukan Spesies M. Kirishimense, Seperti Apa itu?

“Karena itu, jika Anda bergerak, pelangi juga bergerak, selalu berada di tempat yang sama di langit relatif terhadap matahari Kamu hanya bisa melihatnya berubah jika kamu melihat dalam jangka waktu yang lama, saat matahari terbit atau terbenam di langit,” lanjut Michael.

Sumber : Techno Okezone

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *