Setelah itu, mereka meminta para korban untuk mengirimkan uang USD 1 dengan alasan verifikasi. Dan kemudian mereka akan mengakses semua data pribadi dan menguras rekening pribadi korban.

Setelah mereka dapat mengakses data korban seperti, email, kartu kredit, rekening bank, dan data penting lainnya. Salah satu solusi yang dapat dilakukan oleh para korban jika sudah terlanjur ikut terlibat dalam permainan mereka adalah dengan memblokir semuanya.

Jika kalian sebelumnya pernah dapat pesan yang menawarkan pekerjaan seperti itu, waspadalah karena bisa saja itu adalah penipuan. Setelah penipu tersebut merusak dan meretas device para korbannya. Mereka akan menghapus akun Whatsapp dan mencari korban lain.

Baca Juga : Resah! Hacker Rusia Sebabkan Kemacetan Jalanan Moscow

Dari informasi yang beredar, terdapat pula beberapa negara yang menemukan penipuan dengan menggunakan Whatsapp dan Telegram untuk melakukan phising dan pencurian data pengguna. Di Brazil, terdapat kejahatan yang serupa, mereka mengatasnamakan perusahaan besar Amazon dan menunjukkan tangkapan layar testimoni pembayaran untuk meyakinkan para korbannya. 

Jika kalian mendapatkan pesan seperti itu, pastikan agar melaporkan Whatsapp tersebut dan melakukan pemblokiran. Selain itu, para pengguna sebaiknya tidak menampilkan nomor telepon pribadi di media sosial agar tidak dihubungi oleh para penipu tersebut.

Baca Juga : Awas Ketipu Download Whatsapp Gold, Ini 3 Modus Bobol WA

Kadang kala, mereka akan masuk ke dalam grup tertentu dengan jumlah anggota yang banyak hingga ribuan untuk mencari korban. Jadi, sulit untuk hindari mereka, namun cara terbaik yang bisa kalian lakukan adalah hindari semua janji manis yang mereka tawarkan seperti mendapatkan uang banyak dengan mudah.

Gunakan logika berpikir kalian, untuk menilai apakah penawaran tersebut masuk akal atau tidak. Jadi, hati-hati dan selalu waspada terhadap kejahatan tersebut.

Sumber : Detikinet

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *