Merasakan Emosi Lebih Cepat

Sekalipun ini merupakan riset yang relatif kecil, hal ini membuktikan tautan yang nyata. Tingkat interosepsi juga telah dikorelasikan dengan pemrosesan emosional, yakni seberapa baik kita bisa merasakan emosi dalam diri kita sendiri serta orang lain.

Tetapi mengapa interosepsi meningkat pada orang buta, tetapi ini merupakan sesuatu yang bisa ditangani dalam riset selanjutnya. Bisa juga mereka yang buta menangkap sinyal detak jantung dari area lain di tubuh selain jantung.

Seorang Ahli Saraf dari Institut Karolinska Swedia Dominika Radziun menyatakan bahwa emosi dan detak jantung saling terkait satu sama lain.

“Kita tahu bahwa sinyal jantung dan emosi saling terkait erat,” katanya, dikutip dari Science Alert

Baca Juga : 6 Hal yang Bisa ‘Dilihat’ Oleh Orang Buta

Sehingga mereka bisa menyadari lebih cepat jenis emosi apa yang dirasakan. 

“Misalnya, jantung kita berdetak lebih cepat saat kita mengalami ketakutan. Mungkin saja kepekaan individu tunanetra yang meningkat terhadap sinyal dari jantung mereka sendiri juga mempengaruhi pengalaman emosional mereka.”

Seperti banyak riset tentang kebutaan, penemuan ini tidak hanya memberi tahu kita lebih banyak tentang bagaimana rasanya hidup tanpa penglihatan dan gimana otak dan badan menyesuaikan diri, tapi juga tentang kemampuan dan keserbagunaan otak secara umum.

“Ini memberi kita informasi penting tentang plastisitas otak dan bagaimana hilangnya satu indra dapat meningkatkan indra lainnya, dalam hal ini kemampuan untuk merasakan apa yang terjadi di dalam tubuh Anda sendiri,” tutupnya.

Baca Juga : Punya Imajinasi Berbeda, Apa Isi Mimpi Orang Buta?

Sumber : CNN Indonesia

Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *