Namun, salah satu aspek yang berperan cukup penting dalam umur panjang ialah faktor genetik. Gen disebut sangat berfungsi dalam umur panjang.

Menurut Medline, sebuah layanan dari Perpustakaan Kedokteran Nasional Amerika Serikat, anak-anak dan saudara kandung dari orang yang berumur 100 tahun condong hidup lebih lama dari rata-rata.

Tidak cuma itu, sebuah riset pada 2016 di jurnal Aging menemukan jika gen yang terkait dengan fungsi resistensi tubuh serta perubahan sel lebih aktif pada orang-orang yang sangat berumur ini.

Rahasia Hidup Panjang Umur

Secara umum, para ilmuwan memperkirakan kurang lebih 25 persen dari rentang hidup ditentukan oleh faktor genetik.

Pada 2011, profesor genetika di Universitas Salerno di Italia Annibale Puca menemukan gen manusia yang disebut BPIFB4 yang berperan menghentikan penuaan kardiovaskular serta bahkan membalikkan beberapa perspektif penuaan saat dimasukkan ke dalam tikus.

Dalam sebuah makalah di jurnal Circulation Research 2015, Puca beserta rekan-rekannya menjelaskan versi tertentu dari BPIFB4 berkaitan dengan umur panjang yang luar biasa pada orang berumur seratus tahun.

Mereka yang mempunyai dua salinan varian gen itu memiliki lebih sedikit penyakit kardiovaskular, tekanan darah lebih kecil, serta lebih sedikit arteriosklerosis, dibanding dengan orang yang tidak mempunyai dua salinan versi gen itu.

Puca menduga hanya sekitar 10 persen manusia mempunyai varian gen ini.

“Anda tidak akan hidup sampai usia 110 tahun kecuali jika Anda memiliki gen yang baik,” katanya.

Baca Juga : Ternyata Orang Buta Punya Kekuatan Luar Biasa, Apa Itu?

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *