Seperti halnya tikus laboratorium, gen yang bermutasi memutar kembali durasi serta membalikkan penuaan jantung dengan menambah fungsi kardiovaskular sebesar 20 persen sampai 60 persen. Sel-sel inflamasi juga berganti sebagai sel-sel yang membaik.

“Kami sekarang tahu bahwa gen ini bekerja dalam jaringan manusia,” ujarnya.

Terapi Genetik

Seorang Profesor Kedokteran Kardiovaskular Eksperimental di University of Bristol, Inggris Paolo Madeddu sekaligus rekan Puca menuturkan, bila lebih banyak studi lanjutan mensupport efek itu, BPIFB4 bisa dimasukkan melalui terapi gen ke dalam sel manusia yang tidak membawa gen itu.

Tetapi, implementasi penyembuhan ini mungkin baru bisa dapat di beberapa tahun yang akan datang.

“Anda harus mengulangi terapi berulang kali. Ini tidak akan bertahan selamanya,” kata Madeddu, dikutip dari LiveScience.

Lebih lanjut, BPIFB4 bukan satu-satunya gen yang terkait dengan umur panjang. Pada 2019, para periset menerangkan apa yang disebut “gen umur panjang ” bernama Sirtuin 6 (SIRT6).

Dalam jurnal Cell, SIRT6 disebut bisa membantu memperbaiki DNA yang tidak bisa diperbaiki oleh sel-sel yang menua secara efektif. DNA itu apabila tidak diperbaiki bisa mengakibatkan mutasi gen yang bisa menimbulkan kanker serta penyakit yang lain.

Para peneliti mengupas kegiatan SIRT6 pada berbagai kelas hewan pengerat, dari tikus sampai berang-berang, serta menemukan hewan dengan masa hidup terpanjang juga mempunyai kemampuan pembaruan DNA yang paling sesuai karena protein SIRT6 mereka lebih kuat.

Baca Juga : 6 Kebiasaan yang Bisa Membuat Kita Panjang Umur

Pada tahun lalu, sebuah penelitian lanjutan di The Embo Journal meninjau sebuah kelompok yang terdiri dari 450 orang Yahudi Ashkenazi yang berusia seratus tahun dan 550 orang Yahudi Ashkenazi yang tidak ada riwayat keluarga yang berumur panjang.

Para periset menemukan “varian langka yang baru,” yang mereka sebut sebagai “centSIRT6,” dua kali lebih banyak ditemui pada kalangan centenarian ketimbang kelompok yang terakhir.

Dalam penelitian di laboratorium, mereka juga mendapatkan centSIRT6 tidak cuma membantu memperbaiki DNA yang rusak namun juga “lebih kuat membinasakan sel kanker” bila dibandingkan dengan tipe SIRT6 yang lebih umum.

Baca Juga : Rahasia Panjang Umur Sampai Usia 100 Tahun Menurut Peneliti

Sumber : CNN Indonesia

Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *