Dalam studinya yang dipublikasikan pada Desember 2022 Journal of Physics D: Applied Physics, ia bersama koleganya menuturkan bahwa wujud pola tidak beraturan disebabkan oleh bentuk oksigen terkonduksi tinggi yang menumpuk secara tidak teratur.

Potret gambar petir yang cepat menampilkan sambarannya dari udara yang terionisasi aliran listrik dan keluar dari awan.

Udara yang berperan sebagai insulator tersebut ciptakan zona dengan bentuk khusus konsentrasi tinggi dari oksigen yang terkonduksi secara tinggi pula yang disebut “oksigen delta singlet.”

Baca Juga : Mengapa Petir Polanya Membentuk Zig-zag

Oksigen delta singlet adalah elemen dalam oksigen dengan keadaan energi yang lebih rendah dari taraf normal.

Kendati demikian, setiap pola petir tersebut diakibatkan oleh pelepasan muatan listrik di area seperti itu.

Dari hal tersebut, maka kita dapat memahami lebih dalam akan proses terjadinya dan dapat mengantisipasi agar terhindar dari bencana badai.

Baca, Juga : Terbukti! Matahari Sebenarnya Berwarna Putih, Apa Sebabnya?

Dari hasil penelitiannya, ia mengatakan topik tersebut sangat menarik untuk dibahas. Karena, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui asal usul terjadinya fenomena tersebut. 

“Ini topik yang sangat menarik. Misteri-misteri itu belum diketahui dan tidak diketahui oleh masyarakat umum,” kata Lowke.

Sumber : CNN Indonesia

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *