Teknomacro.com – Kota hilang telah ditemukan di dasar laut samudera atlantik. Tepatnya di sebelah barat Mid Atlantic Ridge, yaitu di punggungan tengah laut dan merupakan bagian dari pegunungan terpanjang di dunia.
Dilansir dari CNBC Indonesia, Di dasar lautnya terdapat pemandangan menara dari kegelapan. Tembok dan karbonat krem terlihat berwarna biru apabila diberikan cahaya dengan tinggi sekitar 60 meter.
Selain itu, disana juga terdapat monolit tertinggi dengan nama Poseidon, nama tersebut diambil dari dewa laut Yunani. Dengan tinggi monolitnya lebih dari 60 meter.
Baca Juga : Bagaimana Rotasi Bumi Bekerja? Inilah Penjelasan Ilmiahnya!
Kota tersebut ditemukan oleh para ilmuwan pada tahun 2000 dengan lebih dari 700 meter di bawah permukaan laut, Lost City Hydrothermal Field merupakan ekosistem pelepas gas yang berumur panjang dan satu-satunya ditemukan sebelumnya, dikutip dari Science Alert.
Baca Juga : Apakah Bulan Termasuk Planet? Berikut Penjelasannya!
Meskipun kondisi lingkungan terkesan eksesif yang terbentuk diperkirakan sekitar 120.000 tahun dan bisa saja lebih lama, kota tersebut menurut para ilmuwan dinilai penuh dengan kehidupan. Dan mereka berasumsi bahwa hal tersebut layak untuk dapat perhatian dan konservasi dari manusia.
Hidrokarbon yang diperoleh dari venting gas kota hilang tidak berwujud dari karbondioksida atmosfer atau sinar matahari, tetapi reaksi kimia dari dasar laut.
Lantaran hidrokarbon merupakan objek penata kehidupan, sehingga dapat membuka kemungkinan bahwa kehidupan lahir dari lingkungan seperti ini. Pada faktanya ini tidak didapatkan di Bumi saja, namun di planet lain juga ada perihal seperti ini.
Baca Juga : Begini Cara Astronot Tentukan Waktu Sholat di Luar Angkasa








