Tujuan diproduksi Nokia G22 ini adalah untuk memudahkan para pengguna untuk mereparasi dan membongkar ponsel sendiri. Begitu juga dengan di Eropa khususnya, nyaris semua barang fisik dapat diberdayakan kembali, diperbaiki, atau didaur ulang agar mengurangi penyebaran limbah.

Analis Utama di CCS Insight Ben Wood mengatakan maraknya konsumen yang menuntut perangkat bertahan lama, maka dengan inovasi ini akan menjadi pembeda di pasar smartphone.

“Karena konsumen makin menuntut perangkat yang lebih berkelanjutan dan tahan lama, kemampuan untuk memperbaiki smartphone dengan mudah dan terjangkau akan jadi pembeda utama di pasar,” katanya.

Spesifikasi 

Nokia G22 dilengkapi dengan layar HD+ 90Hz, ukuran 6,52 inci dengan Gorilla Glass 3. Selain itu, untuk keamanan ponsel ini memiliki pemindaian sidik jari di samping untuk membuka kunci ponselnya. 

Kamera depan beresolusi 8 MP untuk selfie dan terdapat tiga kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 5MP, unit makro 2MP, dan sensor kedalaman 2MP.

Nokia G22 ini dilengkapi dengan mesin tenaga chipset Unisoc T606 dengan kapasitas penyimpanan RAM 4GB dan ROM 64GB atau 128GB. 

Sistem operasinya masih Android 12, dan mereka berjanji akan meningkatkan ke sistem operasi versi terbaru. HP ini juga memiliki baterai dengan kapasitas 5.050 mAh. Dalam waktu mendatang akan tersedia di beberapa negara.

Baca Juga : Mengejutkan! Coca-Cola Bakal Rilis Ponsel Pintar, Seperti Apa Spesifikasinya?

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *