Sebelumnya diketahui bahwa Musk pernah menamakan dia dengan sebutan “Letnan yang meroket”. Esther juga pernah memposting fotonya yang sedang tidur menggunakan sleeping bag di kantornya setelah akuisisi yang dilakukan Musk terhadap Twitter.
Dikutip dari 9To5Mac, pada awalnya mereka akan menggunakan mata uang dan sistem pembayaran reguler. Dimasa yang akan datang, mereka punya rencana untuk mendukung pembayaran dengan mata uang kripto.
Dengan inovasi tersebut, Twitter akan bersaing dengan perusahaan besar lainnya, seperti Paypal dan Apple Pay. Dimana keduanya juga akan menggunakan mekanisme yang hampir sama.
Langkah tersebut merupakan bagian dari ide dan inovasi Musk untuk meningkatkan profit dari aplikasi tersebut. Sebab, mereka telah kehilangan pendapatan dan alami banyak kerugian sejak ia mengakuisisinya pada Oktober lalu.
Oleh karena itu, intensi dan semangat yang tinggi dengan menjadikan aplikasi seperti itu diperkirakan tidak mudah. Dikarenakan saingan yang ketat dari kompetitor dan minimnya pengalaman Musk di bidang tersebut.
Dilansir dari KompasTekno bahwa sebelumnya informasi akan inovasi yang dilakukan Elon Musk telah direncanakan pada November 2022 lalu. Salah satu tanggapannya adalah menjadikan aplikasi tersebut sebagai aplikasi pembayaran. Dia mengungkapkan perihal tersebut saat menghadiri Q&A yang digelar oleh Twitter Space.
Baca Juga : Hati-Hati! Begini Cara Modus Penipuan Aplikasi Kurir Paket







