Teknomacro.com – Pelangi pada umumnya muncul pada waktu tertentu saja, dan biasanya terjadi setelah hujan. Pelangi terbentuk karena terdapat pembiasan dari matahari. Kemudian, cahaya akan melengkung dan berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lain.

Seperti yang diketahui, pelangi berbentuk setengah lingkaran. Tetapi, apakah kalian tahu sebenarnya bentuknya itu lingkaran penuh. Hal ini telah ditemukan oleh seorang ilmuwan riset dari National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado, Michael Kavulich yang mengatakan bahwa sebetulnya matahari bentuknya lingkaran penuh.

Dikutip dari Live Science, ia menuturkan bahwa pelangi berbentuk seperti itu akibat sinar matahari melewati titik hujan pada sudut yang tepat. Hanya saja, sebagian lingkaran saja yang nampak oleh kita. Akibat permukaan bumi menghalangi cahayanya.

Baca Juga : Terbukti! Matahari Sebenarnya Berwarna Putih, Apa Sebabnya?

Lanjutnya, ia mengatakan bahwa banyaknya bagian pelangi yang nampak tergantung pada posisi manusia melihatnya. Dan posisi permukaan tanah juga berpengaruh. Munculnya juga tergantung pada biasan cahaya. Bagaimana cahaya tersebut melengkung dan memantul kembali.

“Sebagian besar cahaya yang memasuki tetesan hujan bulat akhirnya dibiaskan pada sudut yang hampir sama, dan jika cahaya itu juga dipantulkan sekali dari belakang tetesan hujan, sudut ini akan menjadi sekitar 40-42 derajat dari arah datangnya cahaya,” katanya.

Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration mengungkapkan bahwa sinar cahaya mulai melengkung saat memasuki tetesan hujan. Karena, secara bentuk air lebih padat daripada udara.

Baca Juga : Sinar Laser Dapat Kendalikan Petir? Begini Kata Peneliti!

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *