Teknomacro.com – Banyak sekali masyarakat yang terinfeksi Covid-19 selama tiga tahun terakhir. Dampaknya sampai menimbulkan kematian akibat virus tersebut. Namun, ternyata terdapat beberapa kelompok orang yang belum pernah terinfeksi hingga sekarang ini.

Riset Kombinasi Gen

Sebuah riset mencoba untuk mengungkap rahasia dibalik fenomena tersebut. Virology University of Surrey Lindsay Broadbent mengatakan terdapat penelitian yang serupa dengan hal tersebut dengan subjek petugas kesehatan dan orang yang serumah dengan pasien yang terkena Covid-19.

Baca Juga : Bagaimana Napas Dapat Pengaruhi Kesehatan Mental?

Para peneliti kemudian melakukan penelitian tersebut dengan memeriksa DNA. Selain itu, mereka mencari sesuatu yang tidak biasa dari fenomena tersebut. Studi yang sama juga pernah dilakukan dengan orang yang kuat akan virus HIV dan Norovirus.

Baca Juga : Ilmuwan Ciptakan Replika Jantung 3D, Berfungsi Untuk Manusia?

Broadbent mengatakan dengan adanya kombinasi gen yang mengakibatkan orang tersebut kebal pada virus Covid-19.

Dia juga mencatat kemungkinan bukan mutasi pada satu gen. Namun ada kombinasi gen yang membuat para orang tersebut kebal pada virus Covid-19, dikutip dari Science Alert, Kamis (15/6/2023).

Baca Juga : Radiasi HP Tidak Mengganggu Kesehatan Otak, Inilah Penjelasannya!

Disisi lain, dengan mengkombinasikan lebih dari satu gen dapat memberikan efek samping dan para peneliti juga akan kesulitan mengembangkan penelitian tersebut.

Fenomena Long Covid

Selain itu, ada fenomena yang lain ditemukan saat Covid-19 adalah Long Covid. Long Covid merupakan kondisi penyintas yang masih merasakan gejala yang sama meskipun dinyatakan sembuh.

Sebelumnya, tercatat dua juta kasus Long Covid yang di Inggris. Sebagian memiliki gejala yang parah, bahkan aktivitas sehari-hari terbatas.

Baca Juga : Rahasia Orang Kebal Virus COVID-19 Sejak Awal Pandemi, Ini Kata Peneliti

Terdapat banyak teori soal hal itu, misalnya peradangan parah. Namun, memang belum ada data valid di balik infeksi Long Covid-19.

Broadbent menyatakan lebih baik mencari tahu masalah Long Covid dibanding yang kebal akan virus, yakni dengan mencari gen yang membuat seorang selalu menderita penyakit itu berbulan-bulan kemudian.

Baca Juga : Menkes Budi Ungkap 2 Rahasia Sukses RI Urus COVID-19

Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *