Asteroid dan Komet

Dikutip dari detik.com, Sekitar 4,1 sampai 3,8 miliar tahun yang lalu, tata surya bagian dalam menjalani masa waktu yang disebut Pengeboman Berat Akhir (Late Heavy Bombardment).

Fenomena itu menyebabkan banyak asteroid, komet, serta meteor berpengaruh pada planet bagian dalam.

Banyak benda-benda di langit yang terkandung es, menabrak planet dan mengandung air bersamanya. Fakta asteroid dan komet yang membawa air ke Bumi bersumber dari komparasi air di Bumi dengan air yang ditemui di objek es.

Baca Juga : Apakah Bulan Termasuk Planet? Berikut Penjelasannya!

Para ilmuwan mengenakan rasio yang membandingkan air berat dengan air normal. Air biasa hanyalah H2O, sedangkan hidrogen berat (heavy water) merupakan molekul air yang mengandung neutron ekstra yang terikat pada partikel hidrogen, yang disebut deuterium.

Dengan memahami rasio air berat dengan air biasa di Bumi, para ilmuwan kemudian membandingkan rasio itu dengan air di asteroid serta komet. Rasio di air Bumi hampir sama dengan asteroid serta beberapa komet.

Akan tetapi, ada juga peninjauan lain yang menyebut bahwa planet mungkin tercipta dengan sedikit beberapa air.

Pendapat Lain Para Ilmuwan

Wahana antariksa Rosetta mengorbit komet 67P/Churyumov-Gerasimenko. Peneliti Badan Antariksa Eropa (ESA) itu menyebarkan terhadap hasil analisa data air yang terperangkap di tubuh komet.

Baca Juga : Ada Berapa Banyak Jumlah Air di Bumi? Ini Jawabannya

Hasilnya cukup mengejutkan. Ternyata, air yang memadat di komet Chury berbeda dengan air yang ada di permukaan Bumi. Penemuan tersebut mengelakkan komet sebagai sumber air di Bumi.

Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan meneliti rasio hidrogen berat dan hidrogen ringan yang membentuk air jika digabungkan dengan oksigen.

Mereka mengatakan bahwa kandungan hidrogen berat pada Chury berjumlah tiga kali lebih banyak ketimbang air di bumi.

Baca Juga : Berapa Jumlah Air di Bumi? Simak 4 Faktanya

Secara umum hasil penelitian itu menyatakan bahwa air yang ada pada tubuh komet berbeda jauh dengan air yang ada di Bumi.

Itulah penjelasan ilmiah mengenai asal-usul adanya air di Bumi.

Sumber : Berbagai Sumber

Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *