Keterampilan Digital
Salah satunya yaitu, Google berkomitmen untuk membantu menjembatani keterampilan digital yang saat ini dibutuhkan.
Kebutuhan pekerjaan dan berbagai persyaratan keterampilan berubah dengan cepat di seluruh kawasan Asia Pasifik, termasuk di Indonesia.
Akibat dari perubahan yang cepat ini, maka Google dengan Economist membuat riset yang membongkar kesenjangan keterampilan digital di Indonesia.
Baca Juga : Kerjasama dengan Kemenparekraf, Google Indonesia Sediakan 5.500 Beasiswa
Dilaporkan bahwa karyawan Indonesia menganggap keterampilan digital sebesar 60% merupakan fokus utama untuk upskilling. Di antara semua ini, beberapa keterampilan digital dasar utama bagi 88,3% pekerja Indonesia.
Seiring pemerataan digitalisasi, keterampilan digital yang lebih tinggi akan semakin dibutuhkan di setiap negara. Karyawan menganggap kemampuan analisis data sebesar 57,7%, IT Support 51,7%, serta pemasaran digital dan e-commerce 48,3%.
Baca Juga : Kemendag Jajaki Kerja Sama dengan Google Perkuat Ekosistem Ekonomi Digital Indonesia
Untuk itu dalam menambah keterampilan digital saat ini sediakan 11 ribu beasiswa Google Career Certificates (GCC) menggandeng 4 mitra utama dalam penyebaran beasiswa GCC itu yaitu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta Telkom Indonesia.
Ada 6 bidang penting yang bakal diperoleh penerima beasiswa GCC seperti bidang IT Support, Analisis Data, Desain UX, Pemasaran Digital & E-Commerce, Manajemen Proyek, serta Keamanan Siber. Kursus-kursus ini akan membekali para peserta dengan keterampilan profesional dalam tiga sampai enam bulan.
Baca Juga : Ini Bentuk Kerja Sama Google dengan Kemenpar
Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News







