DNA Manusia

Francis S. Collins M.D. & Ph.D, Ketua Proyek Penelitian Gen Manusia di tahun 2007 lalu menerangkan jika DNA manusia memiliki fakta eksistensi Tuhan. Dr. Collins mengatakan jika DNA merupakan bahasa Tuhan, serta manifestasi dari rencana Tuhan yang juga bagian dari alam.

Baca Juga : Para Ilmuwan Temukan Sebagian Matahari Pecah, Inilah Penjelasannya!

Gen manusia memanglah amat kompleks dengan bagian data mendekati miliaran. Hal seperti ini pasti lahir berkat konsep panjang dari ‘sesuatu ‘ yang amat hebat di luar penguasaan intelegensi manusia. Lebih lanjut, terdapat beberapa permasalahan dari Dr. Collins yang menguatkan argumennya, antara lain ‘Apa definisi hidup?’, ‘Siapa yang memulai alam semesta ?’, serta tentu saja ‘Siapa sosok hebat yang dapat menciptakan DNA yang amat rumit itu?’.

Rumus Matematika

Leonhard Euler ialah matematikawan sekaligus fisikawan terkenal dari Swiss. Pria yang lahir bertepatan pada 15 April 1707 ini sangat terpikat dengan kalkulus, optik, serta astronomi. Euler diketahui sebagai ilmuwan sekaligus penganut agama yang patuh.

Hal ini dibuktikan dengan kemenangannya melampaui filsuf atheis dari Prancis, Denis Diderot, di sebuah argumentasi hal eksistensi Tuhan. Euler memenangkan adu pemikiran dengan menguraikan formula “{a+b^n}/{n}=x” guna menerangkan eksistensi Tuhan. Sayangnya belum ada definisi secara perinci dari formula ini.

Baca Juga : Apakah Bulan Termasuk Planet? Berikut Penjelasannya!

Selain Euler, Kurt Friedrich Godel, matematikawan asal Amerika yang lahir di Austria, pula menelurkan ‘Teorema Tidak Lengkap ‘ yang menjelaskan eksistensi Tuhan. Teori ini kemudian meningkat dengan dua bagian penting, yaitu ‘kebutuhan ‘ serta ‘peluang ‘.

Berdasarkan riset Universitas Stanford, teori Godel menerangkan kalau Tuhan adalah zat yang paling agung serta ada di setiap gagasan manusia. Nah, secara otomatis kita meyakini adanya Tuhan jika kita percaya di luar sana terdapat zat lebih hebat dari apapun. Oleh karena itu, eksistensi Tuhan bisa dikatakan mutlak.

Temukan Surga

Tahun 2008 jadi tahun kesengsaraan sekaligus ‘pencerahan’ untuk Dokter Bedah Saraf dari Universitas Harvard, Eben Alexander III. saat itu Alexander mengalami koma selama satu minggu setelah terkena infeksi meningitis parah. justru. tim dokter menyatakan jika seandainya Alexander selamat. otaknya bakal mengalami kerusakan permanen.

Baca Juga : Bisakah Fisika Membuktikan Keberadaan Tuhan?

Namun, Alexander justru kemudian bangun serta tidak menghadapi masalah kesehatan berarti. Selama koma, Alexander membenarkan mengunjungi surga yang dipadati saudara yang telah meninggal.

Dari Kalim Alexander, perihal itu bisa dilakukan lantaran cuma otak ‘primitif ’nya yang bergerak mengingat bagian otak untuk berasumsi terkena meningitis. Kerja bagian otak paling primitif serta keadaan nyaris mati ini yang dipastikan sebagai kunci untuk mengintip surga.

Neraka di Kola

Pada tahun 1999, ilmuwan Uni Soviet melaksanakan studi geologi dengan menggali lubang yang sangat dalam 12 kilometer di semenanjung Kola. Letaknya ada di kawasan Uni Soviet yang berbatasan dengan Norwegia serta Finlandia. kemudian. lubang itu diberi nama Kola Superdeep Borehole.

masa penggalian itu, ilmuwan menemukan keganjilan geologi yang belum diketahui oleh manusia sebelumnya. Pengeboran lubang itu sendiri diakhiri saat temperatur ujung lubang mencapai 180 derajat Celcius. Suhu yang panas, anomali geologi. dan suara-suara bawah tanah aneh membuat berkembangnya teori ‘konspirasi’ perihal adanya neraka di dasar tanah tempat kita berdiri.

Baca Juga : Fisikawan Paling Dihormati Dunia Temukan Teori Tentang Tuhan Itu Ada

namun. mungkin ‘neraka’ memang ada di dalam Bumi. lantaran. berlandaskan studi organisasi Geologi Eropa di tahun 2013, mengungkap jika suhu inti Bumi mampu sepanas permukaan matahari. yakni 6000 derajat Celcius. Dengan temperatur sepanas itu, bukan hanya manusia yang bakal meleleh. batu permata juga akan encer seketika.

Sumber : Inews.id

Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *