“Artinya, kalau kemudian aplikasi PeduliLindungi ini digunakan dalam penanganan wabah, dia harus segera dicabut juga ketika presiden sudah mengeluarkan keputusan pencabutan tentang darurat bencana wabah dalam konteks pandemi Covid-19,” terangnya.

Kemenkes mengatakan mengatakan Peduli Lindungi menjadi Satu Sehat melingkupi kebermanfaatan yang lebih luas. Aplikasi ini awalnya dirancang untuk Covid-19, namun semua jenis penyakit akan ada disana.

Resiko Keamanan Data

Direktur lembaga riset siber CISSReC Pratama Persadha, menilai proses migrasi data Peduli Lindungi ke Satu Sehat memiliki beberapa resiko keamanan data. 

“Migrasi data pengguna aplikasi PeduliLindungi ke SatuSehat Mobile dapat menyebabkan beberapa risiko keamanan data, terutama jika tidak dilakukan dengan benar,” ujarnya, dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu (26/2).

Satu Sehat Mobile sendiri mulai meminta para pengguna untuk memberikan izin migrasi dari aplikasi Peduli Lindungi.

Baca Juga : Hati-Hati! Begini Cara Modus Penipuan Aplikasi Kurir Paket

“SATUSEHAT adalah platform layanan integrasi dan interoperabilitas data antar fasilitas pelayanan kesehatan (rumah sakit, puskesmas, apotek, laboratorium, dll) yang terhubung dengan Aplikasi PeduliLindungi dan diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan,” tulis keterangannya di aplikasi.

Migrasi data adalah proses memindahkan data dari satu sistem ke sistem yang lain. Dan dia menilai proses migrasi ini memiliki beberapa resiko seperti kebocoran data, hingga penyalahgunaan data.

Baca Juga : PeduliLindungi Lenyap dari HP, Warga RI Kudu Instal Gantinya?

Halaman: 1 2 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *