Teknomacro.com – Nuklir merupakan sumber energi yang menjanjikan bagi manusia dan memberikan banyak manfaat. Ternyata, tim riset dari Amerika Serikat bakal meneliti nuklir di Kalimantan Barat dengan total biaya senilai jutaan dolar AS.
Dilansir dari CNN Indonesia, Ketua Komisi VII DPR Sugeng Suparwoto mengatakan bahwa mereka telah mendatangi DPR pekan lalu. Dalam rangka meminta izin untuk lakukan penelitian terkait kandungan uranium di Kalimantan Barat (Kalbar).
“Komisi VII telah melakukan hampir setiap bulan dikunjungi oleh berbagai pemangku kepentingan dari luar negeri. Terakhir kemarin dari AS, minggu lalu persisnya. Mereka menyampaikan research dengan biaya kurang lebih US$9 juta (Rp134,6 miliar) di Kalbar,” katanya dalam diskusi daring, Kamis (26/1/2023).
Baca Juga : Apa yang Terjadi Jika Matahari Seketika Lenyap?
Dalam acara yang bertema Strategi Menuju Net Zero Emission tersebut, dia menjelaskan alasan Kalbar dipilih menjadi wilayah yang akan dilakukan penelitian.
Karena, wilayah tersebut memiliki cadangan yang cukup besar. Menurutnya, terdapat unsur kimia bauksit yang bisa dijadikan aluminium dan dapat mengikat unsur lain termasuk uranium didalamnya.
“Ternyata secara unsur kimiawi bauksit itu mengikat unsur-unsur lain termasuk uranium di dalamnya,” kata dia.
Baca Juga : Sinar Laser Dapat Kendalikan Petir? Begini Kata Peneliti!







