Pencapaian Vaksinasi

Sementara itu, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Hermawan Saputra menilik kasus aktif Covid-19 menjelang penarikan status epidemi ini.

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas), pada Rabu (14/6) saja jumlah kasus aktif Covid-19 di Indonesia masih 10.027 kasus. Hermawan memperkirakan jumlah itu dapat lebih banyak dari data yang dicatat. Karena, ia meyakini banyak yang tidak ditemukan.

“Jadi kalau ada 10.000 aktif yang under-diagnose itu berarti lebih dari 5x lipat. Jadi 50 ribu kasus itu ada di tengah masyarakat,” kata Hermawan kepada CNNIndonesia.com.

Sependapat dengan Masdalina, ia juga meminta pemerintah untuk terus waspada dan meningkatkan capaian vaksinasi di masyarakat.

Baca Juga : Ternyata Orang Buta Punya Kekuatan Luar Biasa, Apa Itu?

“Vaksinasi kita itu lambat, Terutama yang booster kedua yang tidak sampai 50.000 vaksinasi per hari. Jauh dibanding periode kedua. Oleh karena itu secara situasi nasional kita masih waspada,” ujarnya.

Berdasarkan pengamatannya, kemampuan angka pengetesan,asih dibawah kumulatif.

“Kalau kasus kita 10.000 ya kemampuan kita cuma 8.000,” ucap dia.

Lanjutnya, yang paling penting kewaspadaan harus cepat dengan berbagai upaya untuk ancaman wabah baru.

Baca Juga : Muhadjir Akui Status Pandemi Covid-19 Segera Dicabut

“Kewaspadaan kita untuk kita melacak itu harus cepat. Jadi ada upaya screening, testing, dan kewaspadaan untuk wabah baru,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam waktu mendatang akan segera mencabut status pandemi Covid-19 di Indonesia. Dia memutuskan saat ini Indonesia memasuki fase endemi.

Ia berkata perlu rincian untuk jumlah kasus aktif Covid-19 dan menekankan jumlah vaksinasi yang sudah dicapai.

“Kita kemarin rapat dan sudah kita putuskan untuk masuk ke endemi, tetapi kapan diumumkan baru dimatangkan dalam seminggu-dua minggu,” kata Jokowi di Kantor BPKP, Jakarta, Rabu (14/6).

Baca Juga : Jokowi Segera Cabut Status Pandemi COVID-19

Cek Berita dan Artikel Yang Lain di Google News

Halaman: 1 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *